Membentuk siswa yang sehat, disiplin, percaya diri, tangguh, mandiri, bertanggung jawab, mampu mengendalikan diri, menghargai orang lain, serta memiliki semangat untuk terus berkembang melalui seni bela diri pencak silat.
Ekstrakurikuler Silat SMP Swasta Kartini Surabaya merupakan kegiatan pengembangan diri yang memberikan ruang kepada peserta didik untuk mengenal dan mengembangkan kemampuan seni bela diri pencak silat secara bertahap, aman, disiplin, dan menyenangkan.
Melalui latihan dasar silat, kebugaran jasmani, teknik gerakan, keseimbangan, konsentrasi, pengendalian diri, serta latihan secara berpasangan dan berkelompok, siswa belajar menjadi pribadi yang lebih percaya diri, disiplin, mandiri, bertanggung jawab, dan mampu menghargai orang lain.
🥋 Silat bukan hanya tentang kekuatan dan kemampuan bela diri, tetapi tentang kedisiplinan, pengendalian diri, keberanian, ketekunan, rasa hormat, dan karakter yang baik.
Kegiatan dilaksanakan setiap hari Senin, Rabu, dan Jumat pukul 19.00–20.00 melalui latihan kebugaran, teknik dasar pencak silat, sikap dan gerak dasar, keseimbangan, koordinasi, konsentrasi, pengendalian diri, kerja sama, serta pembentukan karakter siswa.
Membantu siswa meningkatkan kebugaran jasmani, kelenturan, keseimbangan, koordinasi, kekuatan, dan daya tahan tubuh melalui latihan yang teratur.
Melatih siswa untuk hadir tepat waktu, mengikuti aturan latihan, mendengarkan instruksi, dan bertanggung jawab terhadap proses belajar.
Membantu siswa meningkatkan fokus, mengendalikan emosi, berpikir sebelum bertindak, dan menggunakan kemampuan secara bertanggung jawab.
Mendorong siswa agar berani mencoba, tampil, menerima tantangan, memperbaiki kesalahan, dan percaya terhadap kemampuan dirinya.
Ekstrakurikuler Silat dirancang agar siswa memperoleh pengalaman belajar yang aktif, sehat, aman, bertahap, disiplin, dan menyenangkan. Kegiatan disesuaikan dengan usia, kemampuan, dan perkembangan peserta didik.
Ekstrakurikuler Silat menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi diri melalui aktivitas fisik, seni bela diri, dan pembentukan karakter. Siswa diberikan kesempatan untuk belajar melalui pengalaman langsung, mencoba berbagai gerakan, menghadapi tantangan, menerima masukan, bekerja sama, melakukan refleksi, dan terus memperbaiki kemampuan.
Melalui kegiatan Silat, siswa tidak hanya belajar keterampilan gerak, tetapi juga mengembangkan sikap mandiri, disiplin, gotong royong, bernalar kritis, kreatif, percaya diri, bertanggung jawab, serta mampu mengendalikan diri dan menghargai orang lain.
“Menjadi pesilat bukan berarti harus menjadi orang yang paling kuat. Pesilat sejati adalah mereka yang mampu mengendalikan diri, disiplin dalam latihan, menghormati orang lain, berani menghadapi tantangan, dan tidak mudah menyerah.”
Setiap latihan adalah kesempatan untuk menjadi lebih baik. Ketika gerakan belum sempurna, teruslah berlatih. Ketika merasa lelah, belajar untuk tetap bertanggung jawab. Ketika melakukan kesalahan, jangan malu untuk memperbaikinya. Ingatlah bahwa kemampuan tidak tumbuh dalam satu hari, tetapi melalui proses, ketekunan, kedisiplinan, dan kemauan untuk terus belajar.
💡 Kekuatan terbesar bukanlah kemampuan untuk mengalahkan orang lain, tetapi kemampuan untuk mengendalikan diri dan menjadi pribadi yang lebih baik.
Latihan silat membantu siswa menjadi lebih aktif, sehat, bugar, lentur, seimbang, dan memiliki koordinasi tubuh yang lebih baik.
Siswa belajar menghargai waktu, mengikuti aturan, mendengarkan instruksi, dan menyelesaikan latihan dengan penuh tanggung jawab.
Siswa belajar mengendalikan emosi, menjaga sikap, berpikir sebelum bertindak, serta menggunakan kemampuan bela diri secara bertanggung jawab.
Latihan yang konsisten membantu siswa menjadi lebih percaya diri, berani menghadapi tantangan, dan yakin terhadap proses perkembangan dirinya.
Melalui kegiatan Silat, siswa diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan fisik dan keterampilan bela diri yang semakin baik, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, mandiri, percaya diri, santun, bertanggung jawab, mampu bekerja sama, mampu mengendalikan diri, serta memiliki semangat untuk terus belajar dan berkembang.
Nilai-nilai yang diperoleh melalui kegiatan Silat dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari. Latihan bukan hanya membentuk kemampuan fisik, tetapi juga membantu siswa membangun kebiasaan positif dalam belajar, bersosialisasi, dan menghadapi berbagai tantangan.
Setiap siswa memiliki kesempatan untuk berkembang sesuai kemampuan masing-masing. Tidak perlu langsung menguasai semua gerakan. Yang terpenting adalah mau belajar, disiplin berlatih, menghormati pelatih dan teman, menjaga keselamatan, serta terus memperbaiki diri.
“Jangan mengukur keberhasilan dari seberapa kuat kamu dibandingkan orang lain. Ukurlah dari seberapa baik kamu mengendalikan dirimu, seberapa disiplin kamu berlatih, dan seberapa besar kemauanmu untuk menjadi lebih baik.”
Jadikan setiap latihan sebagai proses pembelajaran. Jangan takut salah, karena kesalahan dapat menjadi kesempatan untuk belajar. Jangan mudah menyerah, karena kemampuan tumbuh melalui latihan yang konsisten. Hormati orang lain, jaga sikap, dan gunakan ilmu yang dipelajari untuk hal-hal yang positif.
🥋 Pesilat yang hebat bukan hanya kuat secara fisik, tetapi juga kuat dalam karakter, santun dalam sikap, disiplin dalam tindakan, dan mampu mengendalikan diri.
Mari kembangkan kebugaran, kedisiplinan, keberanian, kepercayaan diri, kemandirian, pengendalian diri, kerja sama, serta sikap saling menghargai melalui Ekstrakurikuler Silat bersama SMP Swasta Kartini Surabaya.
Membangun Generasi Beriman, Berprestasi, dan Berkarakter.
🥋 Ekstrakurikuler Silat • Senin, Rabu & Jumat • 19.00 – 20.00 • Kegiatan Malam Hari
